Diary U Lyan Tee :: April :: 2006

April 6, 2006

KAMPUNG NAGA

Filed under: U & I

Pada hari Selasa,tanggal 28 Maret 2006 kami,empat orang guru pergi ke kampung naga.Sebelum sampai ke Kampung Naga kami mampir dulu ke Candi Cangkuang.Disana terdapat makam Syekh Muhammad.Ia memiliki 6 orang anak,yang dilambangkan dengan jumlah rumah penduduk yang hanya ada 6.Posisi rumah itu saling berhadapan,tiga-tiga.Itu melambangkan anak perempuan,sedangkan anak laki-laki dilambangkan dengan Mushola,ada 1.Keadaan lingkungan rumah tersebut sangat asri,sehingga kami betah/berkesan tuk berlama-lama diam disana.Untuk sampai ke tujuan,kami harus naik kendaraan yang namanya Getek.Ongkos kendaraan Rp.2500 per-orang.Sambil menikmati keindahan alamnya kami sengaja membeli jagung bakar.Enak sekali,karena udara dan keadaan yang sangat mendukung sekali.Habis jagung bakar,kami melanjutkan perjalanan dengan naik Getek lagi.Menuju ke Kampung Naga.Sebelum sampai ke tempat tujuan,kami mampir dulu ke rumah makan yang sudah tersedia dengan sambal khas Cibiuk.Kami memesan ikan gurame bakar,lengkap sayur asam sama minuman juice.Disana kami melaksanakan Shalat Dhuhur dulu.

Ceritanya sudah sampai di Kampung Naga,menuju ke Kampung Naga kami harus melewati turunan,banyak sekali tangganya.Sampai-sampai tidak sempat untuk menghitungnya.Berapa jumlah tangganya.Sampai disana kami menemui ketua kampungnya yang bernama Pa Henhen.Selesai berbicara dengan mereka kami langsung pulang.Nah disana penuh tantangan,karena tanjakan yang terdiri dari beberapa tangga tadi,sehingga kami tidak kuat apabila di tengah perjalanan tadi tidak berhenti.Oleh karena itu kami sepakat untuk berhenti dulu sambil minum air kelapa muda.baru kami melanjutkan perjalanan lagi,tapi tidak lupa saya melakukan solat Ashar di Musola.Keliatannya Musola itu kurang terawat,karena keadaannya kurang mengenakan hidung alias bau.Di tengah perjalanan pulang temen kami mendapat telepon yang kurang enak nadanya.Tapi Ia bisa menyelesaikan nya sendiri.jam 7.30 kami baru sampai ke Cijerah,saya mampir dulu ke Pujasera untuk membeli baso dulu untuk anak tercinta dan suami tersayang.
Apabila disuruh lagi untuk pergi ke Kampung Naga saya malas,karena cape di tangganya itu.Sudah cukup sekali saja,kecuali disananya ada acara adat tersebut.Baru keinginan untuk kesana ada lagi.Mengesankan lah,pasti……